Minggu, 28 Februari 2016

tugas rangkuman penjas semester 2 kelas 9

 rangkuman penjas



 Pengertian Dan Cara Melakukan Renang Gaya Dada (Katak) Yang Baik Dan Benar



http://www.tutorialolahraga.com/2015/10/cara-melakukan-renang-gaya-dada.html

Gaya dada merupakan suatu jenis gerakan renang, yang bisa melatih kerjan otak kanan dan kiri. Namun, saat melakukan gaya dada tersebut harus diperhatikan pernafasannya yang baik dan benar. Pada saat berenang dengan gaya dada, posisi kepala ditundukkan ke dalam air kemudian mengangkat ke atas sambil membuka mulut saat itulah pengambilan nafas yang benar. Sebelum itu, tarik nafas terlebih dahulu tenangkan jiwa, rilex badan jangan tegang karena jika hal itu terjadi ketika selesai berenang akan terasa capeknya dan membuat tubuh jadi lemas. 


Cara renang gaya dada yang tepat
Untuk mendapakan gerakan dari gaya dada pada olahraga renang, maka anda membutuhkan beberapa cara dan teknik agar gerakan anda menjadi lebih sempurna.
-  Teknik dasar dari gaya dada
Untuk dapat melakukan gaya dada, maka anda membutuhkan teknik dasarnya terlebih dahulu. Pertama teknik gerakan tungkau ketika renang gaya dada.  Teknik gerakan gaya dada ini umumny mirip dengan kaki katak, namun yang membuat beda dengan gaya katak ini maka seseorang dapat melakukannya hingga kaki lurus berbeda dengan katak. Gerakan kaki katak tersebut menciptakan dorongan pada tubuh yang kemudian tubuh dapat meluncur dengan kekuatan yang sesuai dengan gerakan kaki yang di hasilka oleh perenang itu sendiri. Ingat, pada gaya ini anda melakukan gerakan kaki kearah belakang, bukan kearah bawah sehingga dapat memberikan dorongan pada tubuh anda.
- Teknik tungkai pada gerakan renang gaya dada
Gerakan yang harus di perhatikan selanjutnya adalah bagian lengan yang mana gerakan bagian lengan juga memberikan dorongan pada tubuh anda. Gerakan lengan di lakukan secara serempak. Dalam gerakan ini, lengan dapat di gerakan dengan cara mengayun kearah luar dan mengayun kearah dalam sehingga gerakan tersebut mampu memberikan dorongan pada tubuh anda.

Nah itulah pengertian dan cara melakukan renang gaya dada (katak) yang baik dan benar dengan penjelasan di atas semoga dapat membuat anda dapat melakukan renang dengan gerakan gaya dada yang tepat. Semoga bermanfaat, baca juga "teknik cara melakukan renang gaya bebas" dan "belajar kombinasi gerakan renang gaya kupu-kupu".

 

 

 

pengertian pola hidup sehat

Hasil gambar untuk pengertian pola hidup sehat

Adalah hidup dengan pola atau gaya yang lebih fokus kepada hal hal kesehatan, baik itu makanan, prilaku, bahkan gaya hidup yang sangat berpengaruh kepada kesehatan dan menuju hidup yang sehat baik jasmani maupun rohani.

Jadi gaya hidup lah yang menopang pola hidup sehat ini, karena dengan gaya hidup yang sehat maka pengertian pola hidup sehat akan secara otomatis anda lakukan. Jika gaya hidup anda terbiasa meminum minuman keras, merokok setiap saat, terlalu banyak mengkonsumsi obat kimia, narkoba keluar malam setiap hari inilah contoh hidup tidak sehat dan tentu sangat berpengaruh pada kesehatan.

Pengertian Pola Hidup Sehat Menurut Ahli:
Menurut Kotler [2002 p 192] pola hidup sehat adalah gambaran dari aktivitas atau kegiatan kita yang di dukung oleh keinginan dan minat kita dan bagaimana pikiran kita menjalaninya dalam berinteraksi dengan linkungan kita. Tentu nya akan hal yang baik baik ya.

Tahukah anda orang orang zaman dahulu sehat sehat, bahkan umur mereka lebih panjang dari pada kita, padahal mereka belum mengerti pola hidup sehat secara alami ataupun hidup yang berkualitas, tapi kenapa mereka tetap sehat sehat saja?. Jawabannya adalah mereka selalu memakan makanan yang masih segar, tanpa pengawet, tanpa zat zat kmia yang terkandung di dalamnya. Mereka juga tidak pernah mengkonsumsi makanan siap saji yang banyak mengandung zat zat kimia yang perlahan lahan mengikis kesehatan seperti kita.

Berbeda dengan kita, kita terkadang terlalu sibuk dengan pekerjaan, lupa waktu akan makan, selain tidak teratur kita terkadang cenderung mengkonsumsi makanan siap saji, tidur larut malam, meminum suplemen penambah energi, mengkonsumsi zat zat kimia. Dan tak jarang banyak diantara kita yang meninggal usia muda, baik itu terkena komplikasi penyakit, seperti sakit jantung, sakit kanker, sakit stroke, darah tinggi, dan diabetes. Dan menurut data WHO 70 % kematian masyarakat dunia akibat penyakit tersebut.

Nah dari situlah kita sangat perlu melakukansepenuhnya pengertian pola hidup sehat agar kita tetap bisa mencegah hal hal buruk dari gaya hidup buruk, yang merusak kesehatan dan hak untuk sehat

 

 


 permainan bola basket

A.PENGERTIAN PERMAINAN BOLA BASKET
Bola basket adalah permainan bola besar yang dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing regu terdiri dari lima orang pemain baik putra maupun putri. yang dimainkan pada lapangan yang berbentuk persegi panjang yang bertujuan untuk memasukan bola sebanyak banyaknya  ke dalam Ring lawan.
B.TEKTIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET
1. Cara memegang bolaCara memegang bola hendaknya menggunakan telapak tangan dengan jari-jari tangan terbuka dan mengenai seluruh permukaan bola.
2. Cara mengoper bola
Cara mengoper bola dapt menggunakansatu maupun dua tangan.
Macam-macam operan dalam bola basket :
  • Chest pass/operan setinggi dada
  • Bounce pass/operan dengan cara bola di pantulkan ke lantai
  • Over head pass/ operan diatas kepala
  • Under hand pass/ operan ayunan bawah
  • Side arm pass/ operan samping
  • Lop pass/operan lambung
  • JUmp hand pass/operan sambil melompat
3.  Cara menangkap bola
menangkap bola boleh dilakukan dengan satu ataupun dua tangan, baik dalam keadaan berhenti, berjalan maupun dalam keadaan berlari.
4. Cara menggiring bola
Dilakukan dengan menggunakan satu tangan baik tangan kananmaupun tangan kiri dan dapat dilakukan dengan sikap berhenti, berjalan atau berlari.
5. Cara memasukan bola
Beberapa jenis tembakan dalam permainan bola besket :
  • Two handed over head shoot/tembakan dua tangan dari atas kepala
  • One hended over head shoot/tembakan satu tangan dari atas kepala
  • Jump shoot/tembakan sambil melompat
  • Lay up shoot/tembakan menghadap papan yang diawali dengan lari terlebih dahulu
  • Sky hook shoot/tembakan kaitan
  • Slam dunk/memasukan bola dengan cara nombok
6. cara berputar (PIVOT)
Dilakukan dengan cara memutar badan kesegala arah dengan satu kaki dijadikan sebagai poros.
7.Gerakan kaki (FOOT WORK)
ketearampilan dalam penguasaan gerakan kaki
8. Gerakan tipu FAKES and FAINTS)
9. Teknik menjaga lawan


Bulutangkis : Sejarah, Pengertian, Tehnik Permainan dan Peraturannya

Sunday, December 20th, 2015 - POJK
Advertisement  
Bulutangkis : Sejarah, Pengertian, Tehnik Permainan dan Peraturannya – Permainan olahraga bulutangkis sangat populer seperti permainan sepak bola. Namun, berbeda dengan permainan sepak bola, permainan ini memiliki gerak dominan antara lengan dan kaki. Gerakan tersebut telah menjadikan teknik-teknik tertentu untuk dapat memainkan kok dan raket. Simak Juga Gambar dan Ukuran Lapangan Bulutangkis.
Permainan bulutangkis adalah permainan yang bersifat individual yang dapat dilakukan dengan cara satu lawan satu atau dua lawan dua dengan menggunakan raket sebagai alat pemukul dan kok sebagai objek pukul. Lapangan permainan berbentuk persegi empat dan dibatasi oleh net untuk memisahkan antara daerah permainan sendiri dan daerah permainan lawan.
Tujuan utama permainan ini ialah mengumpulkan angka hingga mencapai angka 21. pemain yang dapat mengumpulkan poin hingga 21 terlebih dahulu maka dialah pemenangnya. Untuk memenangi permainan, setiap pemain harus memiliki beberapa keterampilan dasar permainan bulutangkis. Berikut beberapa teknik permainan bulutangkis yang harus dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis.
bulutangkis
Peraturan permainan Bulutangkis
Peraturan permainan yang berlaku dalam permainan bulutangkis harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi perlengkapan dan peralatan yang digunakan saja, tetapi partai yang berkepentingan pun harus mengikutinya. Misalnya, produsen peralatan.
Pemain. Pemain dalam permainan bulutangkis dibedakan menjadi beberapa partai. Partai-partai tersebut, yaitu partai tunggal dan ganda. Partai tersebut berlaku untuk putra dan putri. Namun, pada partai ganda terdapat ganda campuran.
Pegangan raket (grip)
Salah satu teknik dasar bulutangkis yang sangat penting dan harus dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis ialah pegangan raket. Cara dan teknik pegangan raket yang benar merupakan modal penting untuk dapat bermain bulutangkis. Pegangan raket yang benar merupakan dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulutangkis. Teknik pegangan raket dalam permainan bulutangkis dibedakan menjadi dua, yaitu pegangan forehand dan pegangan backhand.
  1. Pegangan forehand. Cara melakukannya pegangan forehand sebagai berikut.1) Pegang  raket  dengan  tangan  kiri,  kepala  raket  menyamping. Pegang raket dengan cara seperti “jabat tangan”. Bentuk “V” tangan diletakkan pada bagian gagang raket.2)  Tiga jari, yaitu jari tengah, jari manis, dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.3)  Letakkan ibu jari di antara tiga jari dan telunjuk.
  2. Pegangan backhand. Untuk backhand grip, geser “V” tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam. bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.
Footwork
Footworkadalah gerakan kaki yang berfungsi sebagai penyangga tubuh untuk menempatkan badan dalam posisi yang memungkinkan untuk melakukan gerakan pukulan yang efektif. Untuk dapat memukul dengan posisi baik, seorang pemain harus memiliki kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak dapat dicapai jika gerakan kaki tidak teratur.
Hitting position
Posisi memukul bola atau kerap disebut preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga dipakai untuk menentukan pukulan apa yang akan dilakukan. Karena itu, posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas. Hal yang perlu diperhatikan dalam hitting position,yaitu:
Overhead untuk pegangan tangan kanan
Cara melakukan overheaduntuk pegangan tangan kanan sebagai berikut.
  • Posisi badan menyamping arah net.
  • Kaki kanan berada di belakang kaki kiri.
  • Saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  • Posisi  badan  harus  selalu  berada  di  belakang  bola  yang  akan dipukul.
Untuk pukulan underhand net
Cara melakukan pukulan underhand netsebagai berikut.
  • Salah satu kaki di depan.
  • Lutut kaki kanan dibengkokkan, sehingga paha bagian bawah agak turun.
  • Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul.
  • Sedangkan, saat bola dipukul posisi kaki kiri harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke depan sedikit.
Servis
Servis merupakan pukulan pertama untuk mengawali permainan bulutangkis. Selain itu, servis juga dilakukan setelah bola mati. Apabila terjadi kesalahan dalam servis maka akan menguntungkan lawan di antaranya poin untuk lawan bila servis menyangkut atau gerakan servis salah. servis yang tanggung untuk ganda sehingga menyebabkan lawan dapat merusak pertahanan kita dengan pengembalian dari servis yang susah dicapai oleh kita. Oleh karena itu, teknik ini harus mendapat perhatian utama sebelum memberikan teknik yang lain dalam permainan bulutangkis.Dalam  permainan  bulutangkis,  terdapat  tiga  jenis  servis,  yaitu servis pendek, servis tinggi, dan flickatau servis setengah tinggi. Namun, biasanya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yaitu servis forehanddan backhand. Masing-masing jenis ini bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan.
Servis forehand
  1. Servis forehandpendek. Servis pendek bertujuan untuk memaksa lawan supaya tidak dapat melakukan  serangan,  sehingga  lawan  dipaksa  berada  dalam  posisi bertahan. Cara melakukannya adalah sebagai berikut.a)  Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.b)  Saat perkenaan kepala (daun) raket dan kok, posisi siku dalam keadaan bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan Anda.
  2. Servis forehand tinggi. Servis forehandtinggi biasanya  digunakan dalam permainan tunggal. Cara melakukannya sebagai berikut.a)  Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar kok melayang tinggi dan jatuh tegak lurus  di  bagian  belakang  garis lapangan lawan.b)  Saat memukul kok, kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua kaki senantiasa kontak dengan lantai.c)  Perhatikan gerakan ayunan raket. Lakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang ke kaki depan yang harus berlangsung kontinu dan harmonis.d)  Konsentrasi sebelum memukul kok.
Servis backhand
Servis  ini  biasanya  digunakan  dalam  permainan  ganda.  Cara melakukannya sebagai berikut.1)  Salah satu kaki di depan, ujung kaki kanan mengarah ke sasaran yang diinginkan. 2)  Kedua kaki terbuka selebar pinggul, lutut dibengkokkan. Sikap badan tetap rileks dan konsentrasi.3)  Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak kontinu dan harmonis. 4)  Arahkan bola dengan tepat.
Underhand(pukulan dari bawah)
Untuk dapat melakukan teknik pukulan dari bawah. Anda harus terampil berlari dengan langkah lebar, kaki kanan berada di depan kaki kiri untuk menjangkau jatuhnya kok. Sikap menjangkau ini, hendaknya siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan sikap tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk. Fungsi pukulan dasar ini, antara lain sebagai berikut.
  1. Untuk mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.
  2. Sebagai cara bertahan akibat pukulan serang lawan. Dalam situasi tertekan dalam permainan, harus melakukan pukulan penyelamatan dengan cara mengangkat kok tinggi ke daerah belakang lapangan lawan.
  3. Pukulan dasar ini dapat dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.
Cara melakukan pukulan underhandsebagai berikut.
  1. Pegangan raket forehanduntuk underhand forehand, dan pegangan backhanduntuk underhand backhand.
  2. Pergelangan tangan  agak  bengkok  ke  belakang,  siku  juga  agak bengkok.
  3. Sambil melangkahkan  kaki  kanan  ke  depan,  ayunkan  raket  ke belakang lalu pukul bola dan pada saat perkenaan bola, posisi tangan lurus.
  4. Bola dipukul kira-kira dekat kaki kanan bagian luar.
  5. Posisi akhir raket sesuai arah bola.
Overhead clear/lob
Pukulan overhead clear atau pukulan lob harus benar-benar dikuasai, karena pukulan ini sama dengan beberapa pukulan lainnya. Pukulan lob merupakan pukulan jauh dengan hasil pukulan melambung. Terdapat dua jenis pukulan lob, antara lain:
  1. deep lob/clear, bolanya tinggi ke belakang;
  2. attacking lob/clear, bolanya tidak terlalu tinggi.
Cara melakukan pukulan lob sebagai berikut.
  1. Gunakan pegangan forehand, pegang raket di samping bahu.
  2. Badan menyamping ke arah net.
  3. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  4. Posisi badan harus selalu berada di belakang bola saat memukul.
  5. Bola dipukul seperti gerakan melempar.
  6. Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus.
  7. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, sedang raket jatuh di depan badan.
  8. Lecutkan pergelangan (raket) saat perkenaan dengan bola.
Smash
Pukulan smash merupakan pukulan yang keras dan tajam. Tujuan dari pukulan ini adalah untuk memetikan lawan secepat-cepatnya. Dalam praktik permainan, pukulan smashdapat dilakukan dalam sikap diam/berdiri atau sambil loncat (king smash). Teknik pukulan smashtersebut secara bertahap harus dikuasai oleh setiap pemain dengan sempurna. Manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan kualitas permainan. Cara melakukan smashsebagai berikut.
  1. Perhatikan pegangan raket.
  2. Sikap badan harus tetap lentur, kedua lutut dibengkokkan dan tetap berkonsentrasi pada kok.
  3. Perkenaan raket  dan  kok di  atas  kepala  dengan  cara meluruskan  lengan  untuk  menjangkau kok itu setinggi mungkin  dan  pergunakan tenaga  pergelangan  tangan pada saat memukul kok.
  4. Lakukan gerak  l anjutan dengan mengayun raket yang sempurna ke depan badan.
Dropshot
Pukulan dropshot adalah  pukulan  yang  meluncurkan  kok  ke daerah lawan sedekat mungkin dengan net. Dropshotyang baik yaitu apabila jatuhnya bola dekat dengan net dan tidak melewati garis ganda. Karakteristik pukulan potong ini ialah kok senantiasa jatuh dekat jaring di daerah lapangan lawan. Oleh karena itu, pukulan ini harus memakai perasaan supaya jatuhnya kok setipis dan sedekat mungkin dengan garis serang lapangan lawan. Pukulan  jenis  ini  dipengaruhi  oleh  beberapa  faktor,  antara lain pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan, dan proses perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul. Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Pergunakan pegangan forehand.
  2. Pegang raket dan posisinya di samping bahu.
  3. Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri. Pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  4. Posisi badan harus selalu berada di belakang bola.
  5. Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus menjangkau bola dan dorong dengan sentuhan halus.
  6. Posisi akhir raket mengikuti arah bola.
  7. Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul kok.
Netting
Netting merupakan pukulan pendek yang dilakukan di depan net dan diarahkan ke depan net di daerah lapang lawan. Karakteristik pukulan netting ialah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat mungkin dengan jaring/net di daerah lapangan lawan. Beberapa faktor yang memengaruhi pukulan ini, antara lain koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket, dan kok saat perkenaan, serta daya.
Cara melakukannya sebagai berikut.
  1. Pegangan raket forehanduntuk forehandnet dan backhanduntuk backhandsamping net.
  2. Siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.
  3. Pada saat memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi setinggi mungkin.
  4. Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukullah bola pada bagian lengkung kanan dan kiri sampai pada bagian bawah bola. Akhir kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.
Drive
Drive adalah pukulan cepat dan mendatar. Drivebiasanya digunakan dalam permainan ganda. Tujuannya, untuk menghindari lawan menyerang atau sebaliknya memaksa lawan mengangkat bola dan berada pada posisi bertahan. Pukulan ini memerlukan kekuatan otot bahu. Selain kekuatan bahu, gunakan lecutan pergelangan pada saat bola dipukul.
Praktik bermain bulutangkis
Setelah Anda mempelajari peraturan permainan dan teknik dasar bermain bulutangkis, maka langkah berikutnya adalah mempraktikkannya. Dalam melakukan permainan bulutangkis, tidak mesti peraturannya              harus     sesuai   standar. Akan      tetapi,   Anda     dapat    memodifikasinya sesuai  dengan  sarana  dan  prasarana  yang  dimiliki  sekolah. [pi]


Selasa, 29 September 2015

rangkuman penjas kelas 9 semester 1

BAB 1 PERMAINAN BOLA BESAR
A.               Peraturan Dasar Permainan Bola Basket
Setiap permainan tentunya memiliki peraturan tersendiri. Sekarang, Anda
akan mendalami berbagai peraturan dan strategi yang lebih terperinci. Peraturan
dasar bola basket yang akan dipelajari kali ini meliputi aturan memainkan bola,
mengontrol bola, penguasaan bola, dan nilai tembakan.
1.              Aturan Memainkan Bola Basket
Pada permainan bola basket, bola dimainkan dengan tangan. Menendang bola
atau meninju bola tidak diperkenankan kecuali jika sentuhannya tanpa sengaja.
2.              Aturan Mengontrol Bola Basket
Seorang pemain dikatakan sedang mengontrol bola saat ia berada dalam
posisi akan melakukan lemparan ke dalam atau sedang memegang dan memantulmantulkan
bola dalam permainan.
Suatu regu dikatakan sedang mengontrol bola apabila salah seorang pemain
regu tersebut sedang mengontrol bola atau bola dioperkan di antara pemain regu.
3.              Aturan Penguasaan Bola Basket
Suatu regu menguasai bola sampai bola dikuasai oleh regu lawan atau pada
saat bola telah ditembakan ke arah jaring atau tembakan hukuman.
4.        Nilai Tembakan
Angka terjadi jika bola masuk ke keranjang dari atas. Jika regu dengan sengaja
membuat gol di jaringnya sendiri, maka tidak dihitung.
Namun, jika salah satu pemain tidak sengaja membuat gol
ke jaringnya sendiri, angkanya tetap dicatat sebagai gol
oleh kapten lawannya.
Ketentuan angka tercetak adalah sebagai berikut.
a.      1 angka jika gol dari lemparan bebas.
b.      2 angka jika gol dari lapangan.
c.       3 angka jika gol dari daerah 3 angka.
Jika seorang pemain dengan tidak sengaja
menyebabkan bola masuk jaring dari bawah,
permainan dilanjutkan dengan bola loncat antara 2
pemain yang berlawanan.
Adapun beberapa peraturan lainnya yang
terdapat dalam permainan bola basket.
a.      Pertandingan dinyatakan berakhir karena hal-hal
berikut.
1)      Apabila suatu kesalahan terjadi bersamaan
dengan atau sebelum sinyal pencatat waktu
untuk mengakhiri pertandingan, babak, setengah permainan atau babak tambahan, maka lemparan bebas yang
terjadi sebagai akibat dari kesalahan itu harus dilaksanakan.
2)      Babak, setengah, atau seluruh waktu bermain dihentikan saat pencatat
waktu membunyikan sinyal, untuk menunjukkan akhir waktu bermain.
b.       Pemain yang harus melakukan lemparan ke dalam tidak boleh melanggar
ketentuan berikut.
1)      Melangkah ke lapangan sebelum atau sambil melepas bola.
2)      Menyentuh bola di lapangan sebelum disentuh pemain lain.
3)      Melempar bola melewati papan pantul kepada pemain lain di
lapangan.
4)      Melempar bola dari lapangan depan kepada anggota dari satu regu yang
ada di lapangan belakang.
5)      Bola menyentuh daerah luar lapangan atau menyentuh tiang penyangga
jaring atau memasukkan bola ke jaring sebelum dioper kepada pemain
di lapangan untuk lemparan ke dalam.
6)      Menahan bola lebih dari 5 detik.
c.       Suatu regu dinyatakan kalah oleh penyimpangan berikut.
1)      Regu itu menolak bermain setelah diinstruksikan oleh wasit untuk
melanjutkan pertandingan.
2)      Tindakannya menghalangi pertandingan dilanjutkan.
3)      15 menit setelah waktu bermain regu tidak hadir atau pemain turun ke
lapangan tidak siap.
4)      Regu yang dianggap kalah mendapatkan nilai 0 pada urutan peserta.
5)      Kemenangan diberikan regu lawan dengan angka 20–0.
d.      Pertandingan dinyatakan kalah karena kelalaian berikut.
1)      Jika regu tersebut sedang memimpin perolehan angka dalam
pertandingan, maka angka itu harus dihapus. Jika regu tersebut tidak
sedang memimpin dalam perolehan angka, maka angka yang tercetak
adalah 2–0. Selanjutnya, karena kelalaian tersebut mendapatkan nilai 1
dalam urutan peserta (klasifikasi) dan regu tersebut dinyatakan kalah
2–0.
2)      Suatu regu akan dinyatakan kalah jika jumlah pemain dari regu tersebut
yang ada di lapangan kurang dari 2 orang.
5.                  Posisi Pemain
Bola basket dimainkan oleh dua regu yang setiap regunya beranggotakan
5 orang pemain. Dalam permainan bola basket, pemain dibagi menjadi 3, yaitu
2 orang menjadi penjaga belakang (guard), 2 orang pemain depan (forward), dan
seorang pemain tengah (center).
a.      Pemain Depan
Tugas seorang pemain depan adalah menyusup ke pertahanan lawan. Posisi
ini bersifat sebagai penyerang. Penyerang juga dapat membantu penjaga belakang
menghalangi lawan memasuki daerah pertahanan.
b.      Pemain Tengah
Tugas seorang pemain tengah adalah sebagai berikut.
1) Membendung atau memblok tembakan lawan.
2) Melakukan rebound, yaitu berusaha menguasai atau menangkap bola setelah
tembakan gagal dilakukan.
3) Menjadi target atau sasaran operan teman seregu ketika berada di daerah
pertahanan lawan.
c.       Penjaga Belakang
Seorang penjaga belakang bertugas menjaga daerah belakang. Posisi penjaga
belakang tidak berarti ia harus setiap saat ada di belakang pada saat regunya
melakukan serangan. Akan tetapi, penjaga belakang juga bisa menjadi pemberi
umpan kepada teman seregunya dan sesekali memasukkan bola ke keranjang
lawan. Jadi, penjaga belakang memiliki tugas utama di garis pertahanan.
Latihan 1
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Bagaimana ketentuan nilai tembakan dalam permainan bola basket?
2. Kapankah suatu pertandingan dalam bola basket dinyatakan berakhir ?
3. Jelaskan ketentuan pemain dalam permainan bola basket?
4. Lakukanlah cara memainkan bola basket sesuai dengan aturan!
5. Lakukanlah cara mengontrol bola basket sesuai dengan aturan!
B.                 Teknik Dasar Permainan Bola Basket
Teknik-teknik dasar bola basket telah Anda pelajari di kelas X. Beberapa teknik
dasar bola basket yang akan dipelajari kali ini yaitu menembak sambil melayang
(Lay up shot), jump shotscreenblock out, dan rebound. Tembakan lay up adalah
teknik yang sering digunakan. Kita tidak membutuhkan tinggi yang ideal untuk
melakukan tembakan ini. Tembakan ini dilakukan dalam jarak dekat dari keranjang
dan didahului dengan gerakan dua langkah. Tembakan ini bisa dilakukan dari
sisi kiri atau kanan keranjang. Jika menembak dari sisi kanan, gunakan tangan
kanan dengan tolakan kaki kiri dan jika tembakan dilakukan dari sisi kiri, gunakan
tangan kiri dengan tolakan kaki kanan.
a.      Lay Up Shot
1) Cara melakukan lay up shot adalah sebagai berikut
Sikap awal
a) Pemain menangkap bola dengan melompat ke depan.
b) Pemain bergerak menangkap bola sambil melayang.
c) Tangkapan dilakukan dengan dua tangan.
Pelaksanaan
a) Begitu mendarat, langkahkan satu langkah pendek ke depan dan
menolak ke atas sambil mengangkat bola ke atas.
b) Setelah mencapai lompatan tertinggi, tembakkan bola dengan satu
tangan dibantu dengan lecutan dari pergelangan tangan ke ring.
c) Mendaratlah dengan kedua kaki mengeper.
2) Latihan Tembakan Lay Up Shot
Latihan teknik dasar lay up shot dapat dilakukan dengan cara-cara berikut.
Latihan 1
Latihan menembak sambil melayang (5–8 set). Tiap set dilakukan sebanyak
8–10 kali lompatan. Istirahat antarset berlangsung selama 3 menit.
Latihan 2
Latihan secara terpisah menggiring bola dan menembak sambil melayang
tanpa melompat.
Latihan 3
Bentuklah 2 barisan saling berhadapan, dengan jarak 5–7 meter, mulai dari
garis tengah. Bola dipegang oleh salah satu barisan. Kemudian, lakukan
latihan lempar-tangkap bola dan tembakan melayang.
Pelajaran 10 Bola Basket 129
Latihan 4
Latihan dimulai dari garis tengah. Pemain paling depan melakukan dribbling
ke arah ring. Lalu pada jarak tembakan, bola dipegang dengan kedua tangan,
dilanjutkan dua langkah ke depan, melompat, dan menembak bola.
3) Kesalahan Lay Up Shot
Kesalahan yang sering terjadi pada saat melakukan lay up di antaranya
sebagai berikut.
• Langkah pertama terlalu tinggi.
• Menerima bola tidak dalam sikap melayang.
• Bola tidak dilepaskan pada saat berhenti di udara dan atau lengan tidak
diluruskan sehingga pantulan bola menjadi berlebihan.
• Pada saat melayang kaki tidak rileks.
b.      Jump Shot
Jump shot adalah salah satu variasi teknik tembakan
dalam permainan bola basket. Gerak jump shot diiringi
lompatan saat melakukan tembakan. Tujuan dari gerakan
ini adalah untuk menghindari usaha block lawan terhadap
gerakan shot yang Anda lakukan. Teknik melakukan
jump shot adalah sebagai berikut.
1) Berdirilah di depan ring dengan kedua kaki dibuka
selebar bahu.
2) Bola dipegang dengan satu tangan di depan atas
kepala, sementara tangan yang lainnya menahan
bola di sampingnya.
3) Kedua lutut ditekuk, kemudian meloncat ke atas
dengan tolakan dua kaki.
4) Pada saat tubuh melayang di atas, dorong bola
ke arah atas keranjang dengan lecutan dari
pergelangan tangan sehingga bola meluncur
dengan arah parabola dan masuk ke dalam
keranjang.
c.       Screen
Screen adalah suatu gerakan pemain penyerang untuk membebaskan teman
dari penjagaan lawan. Teknik gerak screen dilakukan dengan mencoba menutup
arah pergerakan lawan yang menjaga teman kita, dan membuka pergerakan teman
untuk bergerak melewati belakang badan teman yang melakukan screen.
d.      Block out
Block out adalah suatu gerakan yang dilakukan dengan tujuan untuk menutup
pergerakan lawan. Gerak ini dapat dilakukan dalam situasi berikut.
1) Mengambil posisi sebelum mengambil bola.
2) Membuka pergerakan teman yang lain untuk mengambil bola.
3) Mengambil posisi sebelum melakukan rebound.
Gerak block out dilakukan dengan memposisikan badan membelakangi lawan
dengan kedua kaki dan kedua lengan dibuka, sehingga lawan akan semakin
sulit untuk mengambil bola. Gerak block out ini lebih sering digunakan pada saat
melakukan rebound.
e.       Rebound
Rebound adalah istilah dimana seorang pemain menangkap atau
mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk
yang ditembakkan oleh pemain lain. Rebound
lebih efektif jika dilakukan oleh orang yang
bertubuh lebih tinggi dan lebih dekat dengan
ring basket.
Rebound terbagi menjadi 2 jenis, yaitu
offensive rebound dan defensive rebound. Ofensive
rebound terjadi jika pemain mendapatkan
bola pantul yang tidak masuk yang
ditembak oleh teman. Adapun defensive
rebound terjadi jika pemain mendapatkan
bola pantul yang tidak berhasil masuk
yang ditembak oleh pihak lawan.
Kemampuan dapat diasah melalui latihan yang disiplin dan kontinu.
BAB 2 PENINGKATAN KEBUGARAN JASAMANI
A.   Latihan Kelincahan
Lincah berarti mampu bergerak cepat dengan konsentrasi yang tinggi. Lincah
berhubungan dengan reaksi terhadap perubahan arah sehingga keputusan harus
diambil dengan cepat. Dengan kata lain, kelincahan adalah kemampuan seseorang
untuk mengubah posisi atau bergerak di arena tertentu dalam waktu singkat.
Kemampuan bergerak dengan gesit membutuhkan waktu. Oleh karena itu, daya
tahan otot juga perlu turut dilatih.
Latihan kelincahan (agility) dapat dilakukan dalam berbagai bentuk.
Keragaman atau variasi gerakan dapat dilakukan sendiri. Beberapa bentuk latihan
kelincahan yang mudah dilakukan adalah di antaranya sebagai berikut.
1.      Gerakan naik dan turun pada anak tangga yang dilakukan berulang-ulang
seperti gerakan berlari.
2.      Berlari bolak-balik antara dua garis yang berjarak dekat (10 m) dalam selang
waktu tertentu.
3.      Melompat-lompat dengan menggunakan tali. Gerakan tali dan kaki dapat
divariasikan.
4.      Berlari zig zag melewati suatu rintangan, misalnya melewati tiang atau patok,
maju mundur, membuat lingkaran, dan lain sebagainya.
Latihan 1
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Apakah yang dimaksud dengan kelincahan?
2. Komponen fisik apa yang dapat memperlihatkan kelincahan seseorang?
3. Latihan seperti apa yang dapat meningkatkan kelincahan?
4. Lakukanlah gerakan melompat-lompat dengan tali sebanyak 20 kali!
5. Praktikkan gerakan naik turun pada anak tangga secara berulang-ulang!
Berdasarkan pengamatan terhadap jenis gerakannya, terlihat bahwa pada
latihan kelincahan dibutuhkan pula kecepatan sekaligus kekuatan. Kedua
kemampuan tersebut berpadu untuk suatu gerakan berubah arah dalam waktu
yang singkat.
Kekuatan adalah kemampuan menegangkan otot untuk menghadapi suatu
tahanan. Berikut adalah manfaat jika seseorang memiliki kekuatan otot yang
baik.
• Meningkatkan daya penggerak pada setiap aktivitas
• Mencegah kemungkinan cedera
• Menunjang efisiensi kerja
• Memperkuat stabilitas persendian
B.   Latihan Kekuatan
Latihan kekuatan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan beban.
Beberapa ahli olahraga merekomendasikan bahwa usia 14 tahun ke atas sudah
dapat melakukan latihan beban, tentunya dengan sistematis, terprogram, dan
harus didampingi oleh instruktur ahli. Oleh karena latihan menggunakan barbel
atau mesin latihan beban yang dilakukan di fitness center memerlukan biaya yang
relatif mahal, beberapa masyarakat sering melakukan latihan kekuatan dengan
menggunakan beban yang terbuat dari semen. Pada dasarnya cara tersebut
cukup baik, hanya beban tersebut bersifat permanen, artinya bebannya tidak bisa
ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan.
Untuk latihan ini dapat digunakan barbel atau beban berisi. Berat beban dapat
disesuaikan dengan kemampuan atau kekuatan otot yang dimiliki. Berikut ini
adalah beberapa latihan kekuatan otot dengan menggunakan alat sederhana.
1.     Mengangkat Beban dengan Dua Lengan
Pada saat beban diangkat ke atas, terjadi kontraksi konsentrik pada otot
lengan. Otot menjadi memendek karena di dalam otot ada tegangan. Tegangan
inilah yang menyebabkan otot menjadi kuat.
2.     Mengangkat Beban dengan Satu Lengan
Ketika beban diturunkan, terjadilah kontraksi eksentrik. Kontraksi eksentrik
terjadi jika otot memanjang dan berada dalam tegangan. Pada saat beban
diturunkan, otot bisep mengalami kontraksi, yaitu menjadi lebih panjang karena
menahan beban.
Selain itu, latihan kekuatan dapat dilakukan dengan hanya mengangkat
tubuh sendiri, di antaranya latihan pull uppush upsit upback upsquat jump, dan
squat thurs. Agar dapat meningkatkan kekuatan, gerakan tersebut harus dilakukan
secara cepat dan pengulangannya pun harus banyak.
Latihan 2
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan kekuatan?
2. Manfaat apa yang akan diperoleh jika kita mempunyai kekuatan tubuh yang
prima?
3. Latihan-latihan apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan?
Jelaskan!
4. Praktikkan latihan push up sebanyak 20 kali!
5. Praktikkan latihan sit up sebanyak 20 kali!
C.   Latihan Daya Tahan
Daya tahan adalah kemampuan kondisi tubuh untuk melakukan kerja dalam
waktu yang lama. Berikut adalah manfaat jika seseorang memiliki daya tahan
yang baik.
• Meningkatkan kemampuan kerja jantung
• Meningkatkan semua komponen fisik lainnya
• Menciptakan aktivitas gerak yang ekonomis
• Meningkatkan daya refleks
• Meningkatkan kemampuan kerja otot
Dalam tubuh kita terdapat dua unsur daya tahan yang perlu ditingkatkan,
yaitu daya tahan otot (muscle endurance) dan daya tahan jantung-paru
(cardiovascular endurance).
1.     Daya Tahan Otot
Daya tahan dan kekuatan otot dapat ditingkatkan dengan melakukan latihan
beban. Pada prinsipnya, yang membedakan di antara keduanya adalah banyaknya
pengulangan yang harus dilakukan dalam setiap set latihan. Latihan daya tahan
otot dilakukan dengan cara melakukan pengulangan maksimal sebanyak 20–25
kali. Sementara itu, latihan untuk kekuatan otot dilakukan dengan cara melakukan
pengulangan sebanyak 8–12 repetisi maksimal (RM).
Latihan yang dilakukan harus sesuai dengan bagian otot yang akan
ditingkatkan daya tahannya. Misalnya, otot lengan ditingkatkan daya tahannya
dengan melakukan push up, otot perut dengan sit up, otot punggung dengan back
up, dan otot tungkai dengan squat, semuanya dilakukan sebanyak 20–25 RM.
Untuk latihan daya tahan otot dapat pula digunakan alat seperti barbel sebagai
beban latihan. Berikut ini merupakan contoh-contoh gerakan yang dapat melatih
daya tahan otot dengan menggunakan barbel.
a.      Press
Gerakan ini dilakukan dengan beban di pundak, lalu didorong ke atas
sehingga lengan lurus. Kemudian, kembalikan beban ke pundak. Kaki lurus dan
dibuka selebar bahu. Variasi latihan dapat dilakukan dengan meletakkan beban
di depan dada atau sambil duduk.
b.      Curl
Latihan ini dilakukan dengan sikap berdiri tegak. Lengan ke bawah sambil
memegang beban dengan telapak tangan menghadap ke depan. Angkat beban
dengan cara membengkokkan siku ke atas.
Gambar 5.7
curl
c.       Bench Press
Gerakan bench press dilakukan dengan cara berbaring di atas bangku,
sementara beban berada di atas dada. Dorong beban tegak lurus ke atas hingga
lengan lurus.
d.      Step Up
Latihan step up dilakukan dengan cara naik turun bangku sambil membawa
beban di pundak.
2.     Daya Tahan Jantung-Paru
Beberapa bentuk latihan yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan
jantung-paru, antara lain fartlek, latihan interval, lari jarak jauh, berenang jarak
jauh, dan cross country.
a.      Fartlek (speed play) adalah latihan yang dilakukan di alam terbuka dengan
suasana alam yang tidak membosankan. Kondisi alam yang dipilih adalah
kondisi alam yang berbukit-bukit, mempunyai semak belukar, atau berpasir.
Ketika melakukan fartlek, pelaku dapat melakukan latihan sambil menikmati
suasana alam.
b.      Latihan interval (interval training) adalah latihan yang dilakukan dengan
diselingi interval istirahat untuk menghadapi latihan berikutnya. Misalnya,
untuk latihan dasar dengan cara berlari sejauh 2.000 meter, dilakukan dengan
membagi-bagi jarak tempuh berlari. Pembagian jarak tempuh dapat dibuat
sebanyak 10 × 200 meter dengan waktu masing-masing 45 detik. Istirahat
untuk setiap pengulangan adalah 3 menit.
c.       Lari jarak jauh (long running) sebaiknya dilakukan di tempat yang suasana
alamnya masih alami sehingga polusi udaranya masih sedikit. Walaupun
demikian, lari jarak jauh dapat dilakukan di jalan raya pada pagi hari ketika
udara masih segar.
d.      Renang jarak jauh (long swimming), dilakukan dengan cara menetapkan target
waktu atau jarak tempuh sesuai dengan lebar atau panjang kolam renang yang
digunakan. Selain itu, latihan ini dapat juga dilakukan di sebuah sungai yang
luas dan panjang atau bahkan di laut.
e.       Cross country dilakukan di alam terbuka yang masih alami, seperti melalui
pegunungan, perbukitan, persawahan, perkebunan, dan hutan.
Latihan 3
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Sebutkan beberapa manfaat jika seseorang memiliki daya tahan yang baik!
2. Jelaskan beberapa latihan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya
tahan otot!
3. Latihan apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tahan
jantung-paru?
4. Praktikkan gerakan curl dengan bimbingan gurumu!
5. Praktikkan gerakan step up dengan benar!
BAB 3 AKTIVITAS SENAM
A.   Loncat Jongkok
Bentuk latihan loncat jongkok ada dua macam, yaitu loncat jongkok dengan
tumpuan pada pangkal kuda-kuda loncat, dan loncat jongkok dengan tumpuan
pada bagian ujung kuda-kuda loncat. Pada pembahasan ini akan dipelajari loncat
jongkok dengan tumpuan pada pangkal kuda-kuda loncat.
Pada dasarnya, setiap loncatan mengandung unsur gerakan yang terdiri atas
empat tahapan, yaitu awalan, tolakan kaki, melayang, dan mendarat. Berikut ini
penjelasan tentang tahap-tahap dalam loncat jongkok. Anda dapat mengikuti seiap
latihan yang diberikan dengan pengawasan dari guru Anda.
1.     Awalan
Untuk mempersiapkan tolakan dan gerak lanjutan dari loncatan pada
kuda-kuda, terlebih dahulu harus melakukan lari sebagai awalan. Awalan lari
yang dilakukan harus semakin meningkat mendekati papan tolak, sehingga
mendapatkan dorongan ke depan dalam mempersiapkan tolakan ke atas depan.
Tahap awalan sangat menentukan keberhasilan loncatan. Dengan awalan
yang sempurna dan tolakan kaki yang kuat, akan diperoleh jarak dan ketinggian
loncatan yang diharapkan sehingga gaya dan bentuk loncatan dapat dilakukan
dengan sempurna. Banyak hasil loncatan yang gagal disebabkan oleh awalan yang
kurang sempurna.
Beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan awalan, yaitu sebagai
berikut.
a. Berlarilah dengan ujung kaki dengan kepala tetap tegak, pandangan ke papan
tolakan dan kuda-kuda atau peti loncatan.
b. Ayunkan tangan ke depan dengan sikap rileks dan irama kaki yang baik.
c. Kecepatan lari semakin meningkat dan disesuaikan dengan bentuk loncatan.
d. Bagian akhir dari awalan lebih berkonsentrasi pada gerak menolak.
e. Langkah terakhir dari awalan harus tepat pada titik tolakan pada papan tolak.
2.     Tolakan
Pada tahapan menolak, gerak kedua kaki harus
menolak dilakukan dengan kuat secara bersama-sama.
Pada tahapan menolak hal yang harus
diperhatikan adalah:
a. persiapan kaki tolak untuk menempatkan kedua
kaki tepat pada papan tolak;
b. gerak tolakan kaki; dan
c. gerak pelepasan kaki ke tahap melayang.
Gerak menolak dilakukan dengan cara
berikut.
a. Pada saat perkenaan, tempatkan kedua kaki
bersamaan pada papan tolak.
b. Posisikan kedua lengan diayun ke belakang
badan.
c. Tekuk kedua lutut.
d. Lakukan gerak menolak ke atas depan hingga gerak awal melayang.
3.     Melayang
Gerak melayang terjadi setelah kaki terlepas dari gerak menolak. Pada saat
melayang, sikap badan dapat jongkok, menyudut, atau lurus. Adapun gerakannya
dapat dilakukan dengan salto dan putaran. Gerak melayang dilakukan dengan
dua tahap, yaitu layangan pertama dan layangan kedua.
a.      Layangan Pertama (Preflight)
Layangan pertama dilakukan setelah kaki terlepas dari tahap menolak dan bersiap
menumpu dengan satu atau dua tangan pada kuda-kuda loncat atau peti loncat. Halhal
yang harus diperhatikan pada layangan pertama, yaitu sebagai berikut.
1) Kecepatan yang cukup sehingga memungkinkan untuk sampai pada tumpuan
tangan pada kuda-kuda tanpa hambatan dalam irama.
2) Bentuk badan yang lurus, kedua kaki harus lurus dan bersama-sama pada
saat si peloncat meninggalkan papan tolak.
b.      Layangan Kedua (Second Flight)
Layangan kedua dimulai saat tolakan tangan pada peti atau kuda-kuda loncat
hingga pada gerak pendaratan. Gerak melayang kedua pada dasarnya disesuaikan
dengan bentuk loncatan yang akan dilakukan.
Pada loncatan ini, setelah layangan pertama dan tumpuan kedua tangan, maka
kaki yang sedang melayang dirapatkan dan ditekuk pada lutut. Gerak kaki ini harus
searah dengan arah loncatan, kemudian bersiap untuk melakukan pendaratan.
4.     Mendarat
Pendaratan dilakukan dari gerak akhir melayang hingga kedua kaki
menyentuh lantai atau matras pendaratan. Hal-hal yang harus diperhatikan saat
melakukan pendaratan adalah sebagai berikut.
a. Menjaga keseimbangan badan dengan melenturkan kaki dan sikap kaki
terbuka, tapi tidak terlalu lebar.
b. Badan dalam keadaan rileks dan tidak kaku sehingga dapat menekuk lutut,
pinggul, dan mengangkat kedua lengan.
c. Mendarat dengan jarak minimal 2 meter dari kuda-kuda atau peti loncat.
d. Mendarat harus dengan dua kaki menyentuh lantai atau matras lebih dulu.
Latihan 1
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Sebutkan dua jenis loncat jongkok!
2. Bagaimana cara melakukan awalan pada loncat jongkok?
3. Sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan tolakan!
4. Lakukan latihan tahap awalan dengan bimbingan guru Anda!
5. Lakukan latihan tahap tolakan dengan bimbingan guru Anda!
B.   Loncat Harimau dan Flik-flak
1.     Loncat Harimau
Loncat harimau adalah suatu gerakan yang menyerupai gerak guling depan,
hanya saja gerakannya dilakukan dengan awalan suatu loncatan jauh ke depan dan
mendarat dengan kedua lengan dan berguling seperti pada guling depan. Latihan
loncat harimau dapat dilakukan dengan tahapan gerak seperti berikut.
1. Awalan
Sikap berdiri mengambil ancang-ancang dengan kecepatan disesuaikan, di
beberapa langkah terakhir bersiap melakukan tolakan.
Pelajaran 6 Aktivitas Senam (1) 75
2. Pelaksanaan
Tolakkan kedua kaki sehingga badan terdorong ke depan. Pergelangan kaki dan
lutut dibengkokan untuk meloncat ke atas dan ke depan. Setelah itu tungkai
lurus, lengan diayunkan ke depan, dan mendarat lebih dulu pada matras.
3. Akhiran
Tekuk kepala hingga menunduk dan punggung dibulatkan sehingga terjadi
gulingan ke depan. Akhiri dengan posisi jongkok serta tangan lurus ke depan.
2.     Flik-flak
Flik-flak merupakan salah satu jenis senam ketangkasan yang tidak
menggunakan alat. Gerakan flik-flak adalah gerak senam dengan melentingkan
badan ke belakang, bertumpu dengan kedua tangan dan melemparkan kaki secara
membusur, diakhiri dengan pendaratan kedua kaki. Sebelum menguasai gerakan
flik-flak, Anda harus menguasai gerakan lenting tangan, guling ke belakang, dan
sikap kayang yang dimulai dari sikap berdiri.
Jika pengusaan ketiga teknik dasar senam tersebut sudah terkuasai, Anda
dapat meningkatkan kemampuan dengan berlatih gerakan senam flik-flak.
Cara melakukan gerakan flik-flak sebagai berikut.
1. Ancang-ancang dengan berdiri tegak. Selanjutnya, lakukan gerakan melenting
ke belakang hingga kedua lengan (telapak tangan) bertumpu pada matras.
2. Lakukan tolakan kedua kaki ke atas sehingga kedua kaki bergerak membusur
di atas, kemudian kedua kaki secara bersama-sama mendarat dalam posisi
berdiri kembali.
Latihan 2
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan loncat harimau?
2. Jelaskan tahapan-tahapan untuk melakukan gerak loncat harimau!
3. Apa yang dimaksud dengan gerakan flik-flak?
4. Lakukan gerakan guling ke depan sebagai gerak dasar loncat harimau!
5. Lakukan gerakan guling ke belakang dan sikap kayang!
BAB 4 BAHAYA HIV/AIDS
A.   Mengenal Bahaya HIV/AIDS
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus penyebab AIDS. AIDS merupakan kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu kumpulan berbagai gejala menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Sampai sekarang belum ditemukan obat dan vaksin yang benar-benar bermanfaat untuk mengatasi AIDS. Itulah sebabnya AIDS merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti pada saat ini.
Ketika seseorang terkena HIV, orang tersebut tidak langsung terkena AIDS. Dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Betapa dahsyatnya dampak dan bahaya HIV/AIDS. Setelah menjadi penderita HIV positif dan menderita AIDS, orang tersebut akan mengalami penurunan sistem imunitas tubuh. Oleh karena itu, berbagai bibit penyakit dapat dengan mudah menyerang. Karena sistem kekebalan tubuhnya lemah, penderita HIV/AIDS sulit untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya. Pada akhirnya yang terjadi adalah kematian.
1.     Proses Penularan HIV/AIDS
HIV/AIDS adalah salah satu penyakit yang menular. Namun, penularannya tak semudah seperti virus influenza atau virus-virus lainnya. HIV dapat hidup di seluruh cairan tubuh manusia, tetapi yang mempunyai kemampuan untuk menularkan kepada orang lain hanya HIV yang berada dalam darah, cairan vagina, dan sperma.
Ada beberapa cara penularan HIV/AIDS yang diketahui, yaitu sebagaiberikut.
a. Transfusi darah dari pengidap HIV.
b. Berhubungan seks dengan pengidap
HIV.
c. Sebagian kecil (25–30%) ibu hamil
pengidap HIV kepada janinnya.
d. Alat suntik atau jarum suntik, alat tato,
dan tindik yang dipakai bersama dengan
penderita HIV/AIDS.
e. Air susu ibu pengidap AIDS kepada
anak susuannya.
2.     Proses Terinfeksi HIV
Dalam keadaan sehat, sistem
kekebalan tubuh dapat membasmi virus,
bakteri, dan patogen yang menyerangtubuh.
Ketika HIV menginfeksi tubuh, sel-sel T pembantu dirusak sehingga
menyebabkan lemahnya sistem kekebalan. Pada saat sistem kekebalan rusak,
tubuh menjadi semakin mudah terkena penyakit dan tubuh menjadi tak berdaya
melawannya. Penyakit inilah yang biasanya menjadi penyebab kematian pada
penderita AIDS.
3.     Gejala Terinfeksi HIV/AIDS
Seseorang yang terinfeksi HIV/AIDS dikenali dengan gejala-gejalanya.
Namun, belum ditemukan gejala-gejala yang pasti untuk menentukan seseorang
terkena HIV/AIDS kecuali harus melalui tes darah. Gejala-gejala umum orang
yang tertular HIV/AIDS ditandai dengan kondisi sebagai berikut.
a. Berat badan turun secara mencolok, biasanya lebih dari 10% dalam waktu 1
bulan.
b. Demam lebih dari 38 derajat Celsius, disertai keringat tanpa sebab yang jelas
pada malam hari.
c. Diare kronis lebih dari 1 bulan.
d. Rasa lelah berkepanjangan.
e. Pembesaran kelenjar getah bening yang menetap, biasanya di sekitar leher
dan lipatan paha.
f. Gatal-gatal.
g. Kelainan pada kulit, rambut, mata, rongga mulut, dan alat kelamin.
Gambar 9.3
Pengidap HIV/AIDS akan mengalami penurunan kekebalan tubuh
Sumber: www.rainbowreporter.com
4.     Tindakan jika Terinfeksi HIV
Apa yang harus dilakukan jika sudah terinfeksi HIV? Berikut ini beberapa
tindakan yang harus dilakukan jika terinfeksi HIV.
114 Gelanggang Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA/MA Kelas XI
Latihan 1
A. Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Bagaimana proses terinfeksi HIV?
2. Apa yang harus dilakukan jika seseorang terinfeksi HIV?
3. Sebutkan gejala seseorang terinfeksi HIV!
B. Diskusikanlah bersama kelompok Anda hal-hal berikut.
• Bahaya HIV/AIDS
• Proses penularan HIV/AIDS
a. Makan makanan yang bergizi tinggi.
b. Selalu hidup bersih dan sehat.
c. Jangan berganti-ganti pasangan seksual.
d. Selalu menggunakan kondom pada saat berhubungan seksual.
e. Mintalah nasihat dokter mengenai apa yang seharusnya dilakukan.
B.   Tindakan Pencegahan terhadap HIV/AIDS
Bahaya HIV/AIDS sangat merugikan penderitanya. Di samping penderita
mengalami kondisi kesehatan yang menurun dan dapat menyebabkan kematian,
penderita HIV/AIDS cenderung dijauhi dari pergaulan masyarakat. Oleh karena
itu, setelah Anda mengetahui bahaya yang diakibatkan penyakit ini, Anda harus
dapat menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan tertular penyakit ini.
Tindakan apa saja yang harus dilakukan dalam mencegah tertularnya penyakit
ini? Cara mencegah masuknya penyakit HIV/AIDS secara umum di antaranya
dengan membiasakan hidup sehat, yaitu menkonsumsi makanan sehat, berolah
raga, dan melakukan pergaulan yang sehat.
Berikut ini beberapa tindakan yang dapat dilakukan dalam mencegah
tertularnya HIV/AIDS.
1. Hindari hubungan seksual di luar nikah dan usahakan hanya berhubungan
dengan satu pasangan seksual.
2. Pergunakan selalu kondom, terutama bagi kelompok perilaku risiko tinggi.
3. Seorang ibu yang darahnya telah diperiksa dan ternyata positif HIV,
sebaiknya menghindari kehamilan karena bisa menularkan virusnya kepada
janin yang dikandungnya.
4. Orang-orang yang tergolong kelompok perilaku risiko tinggi hendaknya tidak
menjadi donor darah.
5. Penggunaan jarum suntik dan alat tusuk lainnya seperti akupunktur, jarum tato, atau
jarum tindik, hendaknya hanya sekali pakai dan harus terjamin kesterilannya.
6. Jauhi narkoba, karena sudah terbukti bahwa penyebaran HIV/AIDS di
kalangan pengguna narkoba suntik 3–5 kali lebih cepat dibanding perilaku
berisiko lainnya.